Minggu, 06 Desember 2009

SISTEM SARAF (Biology)

Sistem saraf adalah:
sistem yang mengatur pusat kerja keseluruhan atau semua bagian tubuh.

Fungsi dari sistem saraf adalah:
□ Mengatur dan mengendalikan organ-organ tubuh kita agar terjadi keserasian kerja.
□ Menerima rangsangan sehingga kita dapat mengetahui dengan cepat perubahan yang terjadi di sekitar kita.
□ Merupakan pusat kesadaran, kemauan, dan pikiran.
□ Memberikan reaksi terhadap rangsangan yang terjadi pada tubuh kita.

SEL SARAF:
Jaringan saraf terdiri atas sel-sel saraf (neuron)
Bagian-bagian neuron:
(a) Dendrit (dendron)
--> adalah serabut pendek dari penjuluran badan sel
--> berfungsi untuk menghantarkan impuls saraf ke badan sel
(b) Neurit (akson)
--> adalah serabut panjang dari penjuluran badan sel
--> berfungsi sebagai penghantar impuls dari badan sel ke neuron/jaringan lain
--> diselubungi oleh selubung mielin
(c) Badan Sel
--> terdiri dari nukleus, sitoplasma, dan banyak mitokondria
(d) Nodus Ranvier
--> berfungsi untuk mempercepat penyampaian rangsangan
(e) Selubung mielin
--> berfungsi sebagai pelindung dan pemberi nutrisi pada akson

SINAPSIS:
Adalah titik temu antara ujung akson suatu neuron dengan ujung dendrit neuron lain. Ujung askon tiap sinapsis membentuk bonggol yang mengandung senyawa kimia (neutrotransmitter): asetikolin dan kolinesterase
Funsi: pemindahan impuls saraf


HUMAN NERVE SYSTEM:
Prosesnya:
Diterima Reseptor --> disampaikan oleh saraf sensorik --> diolah di otak --> disampaikan oleh saraf motorik --> diterima oleh efektor

SEL SARAF DAPAT DIBEDAKAN BERDASARKAN:
A) Fungsinya
Berdasaran funsinya saraf dapat dibedakan menjadi 4 yaitu:
- saraf Sensorik (neuron aferen) = menghantarkan rangsangan dari reseptor ke saraf pusat.
- Saraf Pusat = yaitu otak dan sumsum tulang belakan
- Saraf Motorik = menghantarkan rangsangan dari saraf pusat ke efektor (otot & kelenjar)
- Saraf Perantara = penghubung neuron yang satu dengan yang lainnya

B) Strukturnya
Berdasaran strukturnya saraf dapat dibedakan menjadi 3 yaitu:
- Unipolar: 1 akson bercabang
- Bipolar : 1 akson, 1 cabang
- Multipolar: 1 akson, banyak dendrit

SISTEM SARAF
dapat dibagi menjadi:
- saraf sadar (saraf pusat dan tepi)
- saraf tidak sadar (saraf simpatik dan parasimpatik)

A. SISTEM SARAF SADAR
(1) Saraf Pusat
--> terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang (medulla spinalis) sebagai pusat koordinasi.

a. Otak Besar (Cerebrum)
Otak Besar terdiri atas:
--- 1. Lobus Olfaktorius/Frontal: pusat gerakan otot (depan)
--- 2. Lobus Oksipitalis : penglihatan (belakang)
--- 3. Lobus Temporalis : pendengaran dan pengecap (samping)
--- 4. Lobus Parlental : pusat kecerdasan dan ingatan (atas-belakang)

b. Otak Kecil (cerebellum)
□ FUngsinya:
-----> pusat keseimbangan
-----> koordinasi gerakan
-----> penghalusan gerakan
□ Otak kecil terdiri dari belakahan kiri dan belahan kanan
□ Jembatan varol= penghubung bagian kanan-kiri pada otak kecil
□ Koordinasi gerakan diatur dari pusat motoris di otak besar dan otak kecil. Jika terputus, timbul sindrom Parkinson dengan gejala gerakan menjadi kaku.

c. Otak Tengah
Terdapat lobus optikus pusat refleksi pupil mata dan pengaturan keseimbangan tubuh. Terdapat talamus dan hipotalamus.
- Talamus: stasium pemancar
- Hipotalamus: pengaturan suhu, lapar, dan keseimbangan cairan

d. Sumsum Lanjutan (Medulla Oblongata)
Letak= di depan otak kecil dan bawah otak besar.
Penghubung otak dan sumsum lanjutan = pons
Fungsi:
--- 1. Pengatur denyut jantung
--- 2. Pelebaran dan penyempitan pembuluh darah
--- 3. Gerak menelan, bersin, batuk, dan bersendawa
--- 4. Mengkoordinasikan impuls-impuls saraf yang datang dari indera pengecap, peraba, dan pendengar.

e. Sumsum Tulang Belakang (Medulla Spinalis)
Letak= mulai ruas tulang leher hingga tulang pinggang kedua
Punya subtasi kelabu (grey) dan putih (white)
Fungsi:
1) Meneruskan jalan impuls dari dan ke otak
2) Pusat gerak reflek kaki dan tangan, buang urine dan feses

(2) Saraf Tepi
Sistem saraf tepi tersusun atas serabut-serabut saraf yang merupakan kelanjutan dari otak (saraf kranial) dan sumsum tulang berlakang (saraf spinal). Saraf kranial ada 12 pasang sedangkan saraf spinal ada 31 pasang.

B. SISTEM SARAF TIDAK SADAR
Saraf tidak sadar terbagi dua
- Saraf Simpatik
- Saraf Parasimpatik

Sistem saraf simpatik dan parasimpatik berasal dari otak dan sumsum tulang belakang, kemudian menuju efektor yang sama. Kerja= antagonis (supaya proses dalam tubuh seimbang.

Ex: dalam pengaturan jantung, saraf simpatik mempercepat detak sementara saraf parasimpatik memperlambat detak

Saraf simpatik terdiri atas 25 pasang simpul saraf/ganglia.
Letak= sepanjang tulang punggung sebelah depan
Saraf parasimpatik mengembalikan fungsi/kerja saraf simpatik.

GERAK REFLEK & GERAK BIASA
(1) Gerak Reflek
--> adalah: tindakan yang timbul tiba-tiba, tidak bisa dicegah, berlangsung tanpa disadari.
--> Gerak Reflek tidak disadari karena tanpa pengolahan informasi oleh otak. Ini mirip tanggapan terhadap rangsang/impuls agar fungsi normal tubuh tetap terjaga.

(2) Gerak Biasa
--> Gerak Biasa membawa impuls/rangsang ke otak untuk dioleh, hasil olahannya berupa perintah/pesan yang dikirim melalui saraf motorik ke efektor (otot/kelenjar)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar