Sabtu, 28 November 2009

PERDAGANGAN INTERNASIONAL (Ekonomi)

Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional adalah:
hubungan tukar menukar atau jual beli barang/jasa antar negara (eksport-import)

Contoh:
THAILAND>>> ___________________ IRAN>>>
negara yang memiliki buah- ____ negara yang memiliki minyak
buahan yang berlimpah, ________ bumi yang berlimpah,
tetapi kurang dalam ___________ tetapi kurang dalam
minyak bumi. __________________ buah-buahan.

----------------MAKA YANG AKAN TERJADI-----------------------

Thailand akan: ________________ Iran akan:
mengekspor buah2an ke Iran ____ mengekspor minyak ke Thailand
mengimpor minyak dari Iran ____ mengimpor buah2an dari Thailand


Sejarah P.I.(Perdagangan Internasional) :
1) Masa Abad Pertengahan (abad 12-14)
2) Masa Penjelajahan Samudera (abad 15-16)
3) Masa Revolusi Industri (abad 16-18)
4) Masa Perang Dunia (abad 19)
5) Masa Informasi/Ekspansi

Manfaat & Keuntungan P.I. =
a. Negara-negara yang kurang atau berlebih dalam hasil produksi dapat saling bekerja sama.
b. Adanya spesialisasi produk.
c. Mendorong peningkatan produksi.
d. Mendorong hubungan dan persahabatan antar negara.
e. Mendorong Kemajuan Iptek.
f. Mendorong pertumbuhan ekonomi.
g. Mendorong devisa negara.

Faktor-Faktor P.I. =
1) Sumber Daya Alam
2) Sumber Daya Manusia
3) Sosial Budaya
4) IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)
5) Ekonomi
--> Biaya Produksi dan Upah
--> Harga Barang Lain
--> Selera Konsumen

Hambatan P.I. =
I. Harga Barang impor lebih murah dibandingkan harga dalam negeri.

II. Kuota (Pembatasan)= membatasi pengiriman produk-produk tertentu
>>>> Ada 4 Macam Kuota
---- a) Tarif Quota
---- b) Mixing Quota
---- c) Negotiated or Bilateral Quota
---- d) Absolute or Unilateral Quota

III. Bea/Tarif Masuk Tinggi
>>>> Ada 4 Macam Bea/Tarif Masuk
---- a) Bea Ekspor
---- b) Bea Impor
---- c) Bea Transit
---- d) Uang Jaminan Impor

IV. Dumping= menjual barang/produk lebih murah di luar negeri daripada di dalam negeri

V. Perang/Pertentangan Politik

VI. Undang-Undang/Birokrasi yang sangat sulit

VII. Adanya Proteksi

Neraca Perdagangan Internasional adalah:
Daftar yang mencatat perbandingan nilai eksport dan import suatu negara dalam setahun. Neraca Perdagangan Internasional dapat dibagi menjadi 3, yaitu:
- Aktif (Ekspor>Impor) -> Surplus
- Seimbang (Ekspor=Impor)
- Pasif (Ekspor Defisit

Neraca Pembayaran adalah:
Daftar yang mencatat transaksi keuangan antar suatu negara dengan negara lain selama setahun. Yang dicatat adalah:
1) Transaksi Ekpor-Impor
2) Transaksi bunga dan deviden (sistem pembayaran utang)
3) Hadiah dan sumbangan
4) Transaksi lalu lintas moneter
5) Transaksi investasi

Fungsi Neraca Pembayaran
- Alat pembukuan suatu negara.
- Alat peralatan transaksi perdagangan.
- Untuk mengetahui negara mana yang harus dibayar.

Neraca Pembayaran hanya mencatat transaksi ekonomi internasional. Dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
1) Transaksi Kredit --> Hak menerima pembayaran
2) Transaksi Debit --> Kewajiban membayar

Alat-Alat Pembayaran Luar Negeri
disebut Devisa -> semua yang diterima oleh luar negeri sebagai alat pembayaran
Contoh-Contoh Devisa:
> Valas, > L/C,
> Emas, > Wesel, dll.

Macam-Macam Devisa:
A) UMUM
>> didapat dari hasil ekspor impor suatu negara, bunga, dan modal investor
B) KREDIT
>> didapat dari pinjaman atau utang luar negeri

Fungsi Devisa:
1) Sebagai alat pembayaran luar negeri:
-->Pembangunan
-->Membiayai lomba-lomba (olimpiade, olahraga)
-->Membayar cicilan,utang
-->Membiayai perjalanan dinas
-->Membayar barang impor
2) Sebagai alat perbaikan ekonomi, suatu negara

Sumber Devisa:
a. ekspor barang-barang ke luar negeri,
b. penyelenggaraan jasa-jasa terhadap negara lain,
c. pariwisata luar negeri,
d. hadiah luar negeri, dan
e. pinjaman dari luar negeri.

Teori Perdagangan Internasional:
1) Teori Keunggulan Mutlak/The Absolute Advantages Theory (oleh Adam Smith)
Dalam teori ini, dua negara akan melakukan perdagangan jika negara tersebut memiliki keunggulan mutlak dari negara lain dalam memproduksi barang atau jasa.

2) Teori Keunggulan Komparatif (oleh David Ricardo)
Kemampuan suatu negara untuk memproduksi barnag dan jasa lebih banya dari negara lain dan lebih murah dari negara lain.

KEBIJAKAN IMPORT
Kebijakan import terbagi menjadi 2 yaitu:
A) Tarif
> a. Rendah (0%-5%)
----> Kebutuhan pokok (Beras, Terigu, Gula)
----> Peralatan Militer
----> Mesin-mesin Pabrik
> b. Sedang (5%-20%)
----> Bahan Susu
----> Bahan Plastik
----> Suku Cadang
----> Elektronik
----> Motor/Mobil
----> Handphone
> c. Tinggi (>20%)
----> Barang-Barang Mewah

B) Non-Tarif --> Larangan Import
>> Indonesia pernah melarang impor sapi dari Australia.
>> Kuota= pembatasan. Blackberry terkena kuota impor.
>> Embargo= pelarangan dalam hal militer, ekonomi, ataupun dagang. Indonesia pernah diembargo militer oleh Amerika Serikat sehingga tidak dapat membeli suku cadang peralatan militer yang dari Amerika Serikat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar